oleh

234 Anggota PPS Dari Enam Kecamatan Dilantik di Malingping

BN.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak melantik sebanyak 234 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari enam Kecamatan yang berada di wilayah Lebak Selatan. Ke enam kecamatan itu,  yakni Malingping, Cigemblong, Cijaku, Wanasalam, Banjarsari dan Gunungkancana.

Acara yang juga bersamaan dengan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) terkait Pilgub 2017 ini, bertempat di Auditorium Pondok Pesantren Daar El- Fikri, Malingping, Rabu (20/7/2016).

Hadir dalam acara pelantikan tersebut, selain Para anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Muspika dari enam Kecamatan, organisai kemasayarakatan dan para tokoh masyarakat. Pantauan Barometerbanten, pelantikan yang diwakili salah seorang anggota komisioner KPU Lebak Ace Sumiarsa Ali, berjalan tertib dan khidmat.

Dalam sambutannya, Ace meminta kepada seluruh PPS dan PPK mampu bekerja maksimal dan tetap netral dan berdasarkan amanat Undang- undang (UU) No 15 Tahun 2011 tentang penyelenggaraan pemilu dan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang pemilihan pemilihan kepala daerah.

“Saya minta para anggota PPS atau PPK yang telah dilantik ini senantiasa dapat menjalankan amanah sesuai amanat undang-undang, sehingga terlahir penyelenggaraan proses demokrasi ini dengan penuh keterbukaan dan dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar pilihan dari masayarakat,” katanya.

Dikatakan Ace, dengan didefinitipkannya para angggota PPS tingkat desa ini dapat bekerja dengan baik, tentunya sesuai petunjuk dan bimbingan dari PPK. Karena PPK itulah kepanjangan kami di KPU Lebak.

“PPS diharapkan mampu mehamami dan melaksanakan tahapan waktu yang sudah dijadwalkan, sekalipun masa kerja sejak ditetapakan menjadi Anggota PPS itu 9 bulan, karena hingga hari H yaitu hari pencoblosan sudah ditetapkan yakni Tanggal 15 Pebruari 2017 nanti,” katanya.

Sementara Ketua PPK Kecamatan Malingping Refi Risnandar mengatakan, terlakasana penyelenggara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Banten yang berkualitas itu, maka dibutuhkan penyelenggara pemilu yang mandiri, profesional dan berintegritas.

“Bagi mereka anggota PPS yang ternyata terlibat dalam keanggotaan partai politik dan tim sukses pasangan calon diharapkan segera mengundurkan diri dari keanggotaanya. Sehingga penyelenggaraan pilkada ini tidak sampai tercedrai oleh partisan,” jelasnya.

Terpisah, salah seorang anggota PPS dari Desa Malingping Selatan, Rina Pebriani mengapresiasi karena itulah kali pertama dirinya terlibat di kepanitiaan sehingga banyak ilmu dan pengalaman yang didapat. Menurut dia, sekarang waktu bekerja yang dibutuhkan oleh PPS ini harus dapat segera merealisasikan tahapan program pilkada.

“Yang mendesak sekarang di antaranya kerjaan pemutakhiran data pemilih, karena kami khawatir jangan sampai ada warga yang tidak terakomodir tidak masuk daftar. Tugas lainnya meningkatkan partisifasi pemilih, yaitu untuk melaksanakan sosialisasi bahwa pilkada gubernur dan wakil gubernur Banten periode 2017- 2022 itu akan di selenggarakan pada Tanggal 15 Pebruari tahun 2017,” ujarnya.

Berita Kiriman : Komisioner PPK Malingping Hendra

Editor : Almalik

 

Berita Lainya