oleh

Akui Dua Kepengurusan, Syamsu Rizal : Pemkab Lebak Tidak Punya Pendirian

CHANELBANTEN.com – Pernyataan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Lebak Saefulah Saleh yang mengakui adanya dua kepengurusan DPD KNPI Lebak mendapat tanggapan dari Ketua KNPI Lebak Syamsu Rizal. Syamsu yang baru terpilih menjadi Ketua KNPI Lebak pada Musyawarah Daerah (Musda) ke XIV, Sabtu (30/7/2016) lalu, menilai sikap tersebut tidak memiliki pendirian yang tegas secara aspek hukum.

“Bupati Lebak melalui Asda I menyampaikan bahwa, pemerintah daerah mengakui DPD KNPI yang kemarin terbentuk melalui Musda bukan berarti tidak mengakui DPD KNPI yang lama karena kedua-duanya memiliki Surat Keputusan (SK) Kemenkumham.

Namun demikian, posisi sikapnya pemerintah daerah kami hargai dan kami hormati tapi, kita akan yakinkan bahwa tidak pernah ada Kemenkumham mengeluarkan dua SK untuk institusi yang namanya KNPI,” tegas Syamsu Rizal saat dihubungi bayahnews.com melalui sambungan selulernya, Senin (01/8/2016).

Menurut Syamsu, karena SK terakhir yang dikeluarkan Kemenkumham adalah SK KNPI yang diberikan kepada Fahd Arafiq sebagai Ketua Umum KNPI di pusatnya, maka secara otomatis SK terakhirlah yang harusnya diakui oleh pemerintah.

“Seharusnya standing positionnya pemerintah seperti itu, menurut pandangan hukum kita menyampaikan seperti itu. Dan seharusnya pemerintah secara otomatis sudah tidak mengakui KNPI yang lama, ini kan karena pertimbangan local wisdomnya pemerintah daerah yang seharusnya tidak ikut ke dalam dualisme ini,” tandasnya.

Mengenai sikap pemerintah daerah tersebut, Ia menyebutkan secara aspek hukum dirinya melihat pemerintah tidak mempunyai pendirian. Tapi dari sisi sikap, pemerintah daerah mempunyai pendirian mengakui dualisme kepengurusan.

“Ya, itu tadi sikapnya pemerintah daerah tidak memihak siapapun sehingga dua-duanya diakui,” ungkapnya. (dhe)

Berita Lainya