oleh

Alumni Reformasi Reuni; Progressiveatau Inprogressive?

-Sosok-273 views

GERAKAN mahasiswa dari masa ke masa kita ketahui bahwa yang terlintas sangat erat dalam kepala kita yaitu gerakan yang bangun pada era rezim Soeharto. Sehingga meledaklah gerakan mahasiswa di tahun 1998. Kita kenal dengan Era Reformasi.

Oleh: Permas Teguh Pati Ajidarma

Tepat pada tanggal 21 Mei 1998 kita ingat betul perjuangan mahasiswa yang katanya Se-Nusantara bersatu sehingga turunnya Soeharto dari kursi kepresidenan. 20 tahun sudah kita lewati masa-masa reformasi hasil dari gerakan para senior-senior yang berjuang turun ke jalan demi mencapai agendanya. Keringat, darah dan air mata turut andil dalam setiap perjuangannya.

7 Juli 2018 yang sebentar lagi kita jejaki, kini para aktivis 98 kembali melakukan pertemuan dengan tagline Rembuk Nasional Aktivis 98 di JI-Expo Kemayoran. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang terlintas dalam benak saya pribadi akan kumpulnya para senior-senior gerakan ulung itu. Apakah ini pertanda agenda reformasi belum selesai?

Kami para junior gerakan jalanan berharap kumpul dan bersatunya para senior tidak lagi melakukan hal yang sia-sia. Apalagi meneriakan issue radikalis tapi berujung pada oportunis.

Baca Juga: Ternyata Begini Sejarah Nama Indonesia

Bukan bermaksud kami menentang atau membuat arus baru. Hanya mengingat apa yang telah di sampaikan oleh Bung Karno bahwa ada 3 kaum yang akan menghancurkan Bangsa ini.

Pertama, kaum Blandis. Kaum blandis adalah kaum yang lebih mempercayai kebenaran literatur barat (asing) daripada kebenaran literatur bangsanya sendiri untuk diterima menjadi suatu kebenaran di dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara walaupun tidak membawa kebaikan untuk bangsa dan negaranya sendiri.

Baca Juga: Rest In Pride Demokrasi Lebak

Kedua, kaum Kompromis. Kaum kompromis adalah kaum yang hidupnya lebih mementingkan kehidupan dirinya sendiri dan kelompoknya semata dengan menegasikan/mengabaikan kepentingan bangsa dan negara sebagai kepentingan yang lebih besar yang berkesinambungan.

Ketiga, kaum Reformis. Kaum reformis adalah kaum yang merusak sendi-sendi utama kehidupan berbangsa dan bernegara yang terbentuk dari lintasan kebenaran perjalanan sejarah bangsanya.

Jangan sampai kami mempunyai stigma bahwa yang menghancurkan bangsa ini berawal dari kegiatan Rembuk Nasional Aktivis 98 yang di gelar tanggal 7 Juli 2018 nanti di JI-Expo Kemayoran.

Penulis Adalah Ketua BEM Banten

Berita Lainya