oleh

Alwi, Anak Penderita Penyakit Lumpuh Layuh di Lebak Ingin Melanjutkan Sekolah

CHANELBANTEN.com“Saya masih ingin sekolah Bu,” ucap Alwi lirih sambil jarinya memegangi tangan Ibunya yang duduk disampingnya. Dengan linangan air mata, sang Ibu pun menjawab pertanyaan anaknya itu hanya dengan menganggukan kepala. 

Kalimat “Saya masih ingin sekolah” kerap kali diucapkan oleh Alwi kepada kedua orang tuanya Safei (45) dan Tati (35) ketika melihat anak sekolah yang melintas di depan rumahnya. 

Maklum, Alwi yang kini berusia 13 tahun tidak bisa melanjutkan sekolah karena menderita penyakit lumpuh layuh Alwi hidup bersama kedua orang tuanya di Kampung Bojong, Desa Inten Jaya Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak. 

Meski menderita penyakit lumpuh layuh sejak kecil, ternyata Alwi pernah mengenyam bangku sekolah dasar (SD). Namun, karena penyakit lumpuh layu yang dideritanya semakin parah Alwi terpaksa berhenti sekolah saat duduk di kelas 5.

Keterbatasan ekonomilah yang membuat kedua orang tua Alwi tak berdaya untuk mengobati anak pertamanya tersebut. Sehingga keinginan Alwi untuk terus bersekolah harus putus ditengah jalan.  

“Alwi memang pernah sekolah tapi hanya sampai kelas 5, karena penyakitnya (lumpuh layu) semakin parah,” kata Ayah kandung Alwi, Safei kepada chanelbanten.com, kemarin.

Baca Juga : 10 Tahun Empat Anak di Warunggunung Mengidap Penyakit Aneh

Pihak keluarga lanjut Safei, sudah berusaha untuk menyembuhkan penyakit yang diderita anaknya dengan membawa ke rumah sakit untuk di rawat. Namun, karena keterbatasan biaya Alwi terpaksa dibawa pulang dan memilih untuk diobati secara tradisional. 

“Kita pernah bawa Alwi  ke rumah sakit di Tangerang, tetapi kita bawa pulang lagi karena kami tak punya biaya untuk merawat Alwi di rumah sakit,” ucap Safei.

Karena tak mendapat perawatan dan pengobatan yang maksimal, kondisi Alwi semakin parah hingga akhirnya Alwi tak bisa berjalan sama sekali. Safei dan keluarganya hanya bisa pasrah, karena tak mampu untuk membiayai pengobatan anaknya tersebut.

“Ya, mau bagaimana lagi kita sudah berusaha semampunya tetapi begini keadaanya buat makan sehari-hari saja kita kerepotan. Kita memang dapat bantuan dari pemerintah berupa PKH dan Jamsos namun tidak bisa membantu banyak,” ucap Safei yang hanya pekerja serabutan itu.

Rumah yang ditinggali Alwi anak yang menderita penyakit lumpuh layu.
Rumah yang ditinggali Alwi anak yang menderita penyakit lumpuh layu.

Safei mengaku, sejak anaknya tak bisa berjalan pernah mendapatkan bantuan kursi roda dari donatur. Sedangkan bantuan pemerintah, Safei mengaku mendapat bantuan berupa program PKH dan Jaminan Sosial (Jamsos).

Menanggapi ini, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lebak Eka Darmana mengatakan pihaknya akan membantu dengan memberikan seperti kursi roda dan bantuan lainya. Selain itu, pihaknya juga akan segera menginstruksikan kepada TKSK untuk segera melakukan pengecekan. 

“Kami segera intruksikan kepada TKSK untuk meninjau langsung,” tukasnya.

Saat ini, Alwi hanya bisa terbaring lemas di rumahnya yang sudah reot sembari berharap adanya uluran tangan dan bantuan dari semua pihak. (Iik/Duy) 

BERITA PILIHAN

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga