oleh

Cikulur Juara Umum MTQ Ke-37 Tingkat Kabupaten Lebak

CHANELBANTEN.COM | Kafilah Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak kembali berhasil meraih juara umum pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 37 tingkat Kabupaten Lebak di Kecamatan Gunungkencana.

Kafilah Kecamatan Cikulur berhasil mengulang sukses sebagai juara umum pada MTQ  di Kecamatan Banjarsari pada 2016 lalu.

Informasi yang didapat Chanelbanten, kafilah Kecamatan Cikulur mengumpulkan 84 poin dan unggul jauh dari pesaingnya Kecamatan Malingping di posisi kedua dengan 39 poin. Sementara itu, juara ketiga diraih Kecamatan Maja dengan 36 poin. Peringkat keempat diraih Kecamatan Muncang dengan 33 poin, tuan rumah berada di peringkat kelima dengan 29 poin. Untuk peringkat keenam ditempati Kecamatan Bayah, peringkat ketujuh Kecamatan Rangkasbitung, peringkat kedelapan Kecamatan Warunggunung, peringkat kesembilan Kecamatan Cimarga, dan peringkat kesepuluh ditempati Kecamatan Cibadak.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, pelaksanaan MTQ ke 37 di Kecamatan Gunungkencana berlangsung dengan lancar dan sukses. Untuk itu, dia menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), Dewan Hakim, Panitera, tuan rumah, panitia, dan masyarakat Gunungkencana yang telah menyukseskan MTQ tingkat Kabupaten Lebak.

“MTQ menjadi ajang untuk membumikan Al-Quran di Kabupaten Lebak. Karena itu, saya ingin setelah MTQ selesai, masyarakat tetap membudayakan membaca AL-Quran,” kata Iti Octavia Jayabaya, Jumat (23/11/2018).

Selain memberikan ucapan selamat kepada juara umum MTQ XXXVII 2018. Dia berharap, para qari dan qariah yang berprestasi dapat terus meningkatkan kualitasnya, sehingga mereka mampu bersaing pada MTQ tingkat Provinsi Banten. Untuk itu, LPTQ Lebak akan terus melakukan pembinaan terhadap para qari dan qariah berprestasi sebelum diutus menjadi wakil Lebak pada MTQ tingkat provinsi.

“Kedepan, Lebak akan mencanangkan program Kampung Magrib Mengaji. Saya ingin, para camat dan kepala desa di Lebak menyukseskan program tersebut, sehingga generasi muda di daerah memiliki kemampuan yang baik dalam membaca dan memahami isi kandungan Al-Quran,” tegasnya.

Ketua LPTQ Lebak KH Pupu Mahpudin mengatakan, masyarakat Gunungkencana antusias mendukung dan menyukseskan MTQ XXXVII 2018. Mereka tiap malam mengikuti kegiatan magrib mengaji dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pawai ta’aruf serta kegiatan lain yang dilaksanakan panitia.

“Dewan hakim, panitera, dan panitia telah bekerja dengan professional. Saya mengucapkan selamat kepada qari dan qariah berprestasi pada MTQ 2018,” jelasnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darussaadah ini berharap, qari dan qariah yang belum berprestasi pada MTQ 2018 dapat terus berlatih untuk meningkatkan kemampuannya. Harapannya, mereka dapat berprestasi pada MTQ tahun depan. Jika qari dan qariahnya berkualitas maka persaingan untuk meraih juara umum akan semakin ketat. Hal itu akan menguntungkan bagi Lebak di masa yang akan datang, karena mereka mampu bersaing di tingkat provinsi dan nasional.

“Semoga MTQ 2019 bisa lebih sukses dari sekarang,” harapnya.

Camat Cikulur Habib Abdillah menyampaikan, apresiasi terhadap para kafilah yang telah menorehkan prestasi terbaik menjadi juara umum MTQ XXXVII 2018. Raihan tahun ini mengulang prestasi sukses Cikulur pada MTQ 2016 di Kecamatan Banjarsari dua tahun lalu.

“Pada MTQ 2017 kita lengah dan berhasil menjadi juara ketiga. Tahun ini, kita optimalkan potensi dari para kafilah dan hasilnya luar biasa, kita kumpulkan 13 emas dan mendominasi di semua cabang yang dipertandingkan,” kata Camat asal Kecamatan Cimarga ini.(Ya/APK)

Baca Juga: 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga