oleh

Dampak Kemarau, Warga Bayah Gunakan Air Sungai untuk MCK

CHANELBANTEN.com l Kemarau panjang yang terjadi tahun ini berdampak serius terhadap kebutuhan air bersih bagi masyarakat. Akibat kemarau, hampir sebagian besar warga di beberapa desa di Kecamatan Bayah menggunakan air sungai.

Menurut pantauan, Selasa (8/10/2019), di sejumlah aliran sungai Cidikit dan Cimadur terlihat banyak warga yang mengambil air. Warga tersebut berasal dari Kampung Bayah 1, Desa Bayah Barat. Tak sedikit pula masyarakat yang membawa jerigen untuk membawa air ke rumahnya masing-masing.

“Selama musim kemarau, warga disini terpaksa menggunakan air sungai. Karena, memang sumur gali milik warga rata-rata kering. Apalagi, pasokan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sudah tak mengalir,” kata salah seorang warga, Aan.

Sekadar diketahui, Kepala bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Hary Tirto Djatmiko menyebut musim kemarau tahun 2019 diprediksi akan lebih kering, terasa panas dan terik.

Ia mengatakan salah satu faktorĀ  penyebab kekeringan adalah dari penomena ElNino. ElNino ini merupakan penomena memanasnya suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. (Odil)

Komentar

Berita Lainya