oleh

Dana Insentif Guru Honorer Pemkab Lebak Rp 15 Miliar

CHANELBANTEN.com – Pemerintah kabupaten (Pemkab)  Lebak, tahun ini mengelontorkan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk dana insentif guru tidak tetap atau honorer di sekolah negeri. Sokongan dana bagian tersebut bagian dari upaya pemerintah dalam pengembangan bidang pendidikan sebagai program prioritas. 

“Untuk mendukung pengembangan pendidikan,  Pemkab telah menyalurkan dana sebesar Rp 15 miliar bagi guru honorer, ” kata Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat acara silaturahmi PGRI di gedung Latansa Mashiro, beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan acara itu, ia menyampaikan,   PGRI sebagai organisasi profesi diharapkan terus mengembangkan kompetensi anggotanya sebagai sumber daya guru yang berkompeten, berintegritas melalui diklat-diklat pengembangan karya tulis ilmiah, kompetensi sosial, dan lainnya.

“Membangun sumber daya manusia harus didukung dari kedua belah pihak. Pihak pertama adalah orang tua dirumah dan pihak kedua yaitu guru disekolah. Keduanya harus bekerja sama dengan baik, karena peran orang tua dalam mendidik anak sangat penting, begitu pula peran guru disekolah yang harus menjadi panutan atau figur bagi anak didiknya.” ujarnya.

Selain itu, keluarga adalah lembaga pendidikan pertama dan utama dalam membentuk jati diri generasi penerus bangsa. Anak-anak yang dilahirkan dalam bingkai keluarga adalah aset utama penerus pembangunan, karenanya harus dicetak untuk memiliki karakter yang kokoh dan memiliki jati diri bangsanya.

“Pendidikan dalam keluarga merupakan modal dasar bagi perkembangan kepribadian anak pada masa dewasanya,” ujarnya.

Sementara, Kepala dinas pendidikan dan kebudayaan (Kadisdikbud) setempat,  Wawan Ruswandi menambahkan, dari segi infrastruktur terus diadakan perbaikan untuk memenuhi akses pendidikan dan peningkatan angka partisipasi kasar (APK), juga pendirian sekolah dasar, yang saat ini sudah mencapai 789 sekolah, sedangkan untuk SMP sudah mencapai 202 sekolah. (Abdul Kohar) 

Berita Lainya