oleh

Harga Gula Aren Cimenga Melambung

CHANELBANTEN.com –  Memasuki bulan Ramadhan, harga pasaran gula aren atau disebut juga gula kawung di wilayah Lebak selatan melambung. Kondisi ini terjadi akibat permintaan konsumen di Bulan Ramadan ini cukup tinggi.

Menurut Nurjanah, salah seorang pedagang sembako yang biasa mendagangkan gula aren di pasar Malingping, mengatakan, bahwa produk gula dari Cimenga cukup diminati. Ia mengaku, dalam seminggu terakhir ini permintaan konsumen gula aren sangat banyak. Saat ini harga gula aren cimenga Rp 50 ribu per kojor yang sebelumnya hanya Rp 30 ribu per kojor. Sementara harga gula aren cigemblong saat ini mencapai Rp 40 ribu per kojor yang sebelumnya Rp 25 ribu per kojor.

Sebagai produk komoditas unggulan terpopuler dari wilayah Malingping, gula aren adalah satu-satunya produk khas daerah itu yang banyak dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga. Menurut informasi dari tiap pedagang lokal gula aren di Malingping, bahwa harga pasaran gula aren di tiap kios baluk (pedagang sembako-red) di pasar Malingping

Suhari Subki seorang penggiat petani gula aren di Kampung Cimenga Desa Kersaratu Kecamatan Malingping, mengatakan, bahwa produk gula aren asal Cimenga diakuinya selalu banyak dipesan baik oleh konsumen lokal maupun dari luar daerah. Terlebih di bulan Ramadan seperti sekarang ini dirinya mengakui derasnya permintaan pasar yang meningkat tajam, bahkan kalau dikumpulkan dari semua hasil produksi rumahan  di Cimenga pada saat musim sekarang ini setiap rumah bisa memenuhi produksi antara 4 sampai 5 toros per harinya, tetapi kalau hari biasa paling hanya 3 toros per dua hari.

“Di bulan ini produksi gula aren di Cimenga akan meningkat drastis, petani gula akan konsentrasi penuh untuk memenuhi permintaan pasar, dikarenakan pada bulan puasa hingga menjelang lebaran, biasanya konsumen banyak membutuhkan untuk masakan manis-manis untuk berbuka dan membuat kue lebaran,” ujarnya.

Menurut Suhari, kelebihan gula aren asal Cimenga itu bisa bertahan lama dan terbebas dari rasa asam. Terlebih apabila disimpan di dalam tempat khusus bisa bertahan lebih dari satu tahun. Hanya saja, terang Suhari, warga petani gula aren di kawasan Cimenga ini sekarang kebanyakan sudah memiliki langganan masing-masing.

“Apalagi dengan banyaknya para tengkulak dari kota yang sudah memberikan uang muka duluan sebagai pemikatnya,” paparnya. (ratu)

Berita Lainya