oleh

Ini Detik-detik Penangkapan Pelaku dan Dalang Pemicu Penyerangan Mapolsek Bayah

CHANELBANTEN.com – Kepolisian Daerah (Polda) Banten rupanya tak tinggal diam pasca peristiwa penyerangan dan perusakan Mapolsek Bayah, Kabupaten Lebak oleh sekelompok warga nelayan pada Sabtu (12/5/2018) pagi.

Polda Banten bersama dengan Polres Lebak langsung memburu para pelaku provokator dan pelaku perusakan markas Korps Bhayangkara di pesisir pantai selatan Banten ini. Walhasil, sebanyak 16 orang yang diduga provokator dan pelaku perusakan kantor Polsek Bayah ditangkap.

“16 Orang itu ditangkap gabungan Polres Lebak dan Polda Banten. Berdasarkan alat bukti kita tangkap dan kita kembangkan ke tersangka lain,” ujar Dani kepada wartawan di Bayah, Lebak, Minggu (13/5/2018) lalu.

Baca JugaIni Kronologi dan Video Penyerangan Mapolsek Bayah

Kapolres mengaku, jika sebelumnya telah memberikan peringatan kepada para provokator dan pelaku perusakan agar menyerahkan diri. Ia juga menyampakan kepada tokoh masyarakat mengenai imbauan ini.

“Sampai pukul 02.00 WIB, dua orang menyerahkan diri atas inisial YY (39) dan A alias Y (20) asal Kecamatan Bayah,” bebernya.

Tersangka lain yang ditangkap adalah AS (50), F (27), J (20), E (50), D (35), H (36), G (40), R (32), H (33), MH (39), S (38), AH (33), M (40). Para pelaku kemudian dibawa langsung ke Mapolda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Sudah kita kita tangkap. Ada yang menyerahkan diri, ya sudah kita proses tuntas nanti,” katanya.

Penangkapan terhadap pelaku penyerangan dan perusakaan ini menurutnya juga akan bertambah. Karena, para perusak satu sama lain saling kenal.

DALANG PEMICU PERUSAKAN ANGGOTA LSM

Selain menangkap provokator dan pelaku perusakan satu hari setelah kejadian penyerangan tepatnya minggu malam (13/5/2018), Polres Lebak juga berhasil menangkap satu dari empat orang pelaku penculikan bos benur. 

Pelaku yang ditangkap tersebut yakni HE (30) warga Kampung Cipunaga, RT 03/RW 04 Desa Cihara, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, yang bekerja sebagai Wiraswasta atau anggota LSM.

Dari tangan HE polisi mengamankan barang bukti lainnya, yakni satu unit mobil Daihatsu Xenia hitam B 1539 PKL dan HP korban Bubun merk Polytron model PL 4M6. Sementara, tiga pelaku lainya masih dalam pengejaran.

Kepada Wartawan, Kepala Satuan Reskrim Polres Lebak AKP Zamrul membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar, kami telah mengamankan satu orang pelaku penculikan Haji Anwar dan Bubun yang berakibat dirusaknya Mapolsek Bayah,” katanya, Senin (14/5/2018).

AKP Zamrul membeber, para pelaku penculikan tersebut merupakan oknum anggota LSM namun, mengaku sebagai polisi sehingga menimbulkan amukan warga terhadap pihak kepolisian yang berakibat penyerangan ke Mapolsek Bayah.                                 

“Tindakan selanjutnya, kami sedang melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya. Untuk perkembangan selanjutnya, nanti kami dari Sat Reskrim Polres Lebak akan mengabarkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, untuk pelaku penculikan yang masih dalam pengejaran yakni TH, Sn, alias Juju, dan Ad. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Wanasalam dan merupakan anggota LSM.

Selain itu, polisi juga masih memburu para pelaku lainya dalam kasus penyerangan dan perusakan Mapolsek Bayah. (Duy)

BERITA PILIHAN

Komentar

Berita Lainya