oleh

Ini Pengakuan Pelaku Pembunuh Komar, Ternyata Dipicu Hal Sepele

BN.com – Motif dibalik tewasnya Komar (32) warga Kampung Susukan, Desa Mekarjaya, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, di lokasi pertambangan batu bara blok sangko, Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Selasa (12/7/2016) lalu, yang diduga dibunuh oleh temanya sendiri Aryo (28) warga Kabupaten Purworejo, ternnyata hanya karena persoalan sepele. Korban tewas dengan cara digantung dengan tali eretan penarik hasil tambang batu bara.

Dari pengakuan tersangka yang ditemui Bayahnews.com dibalik jeruji sel Mapolsek Bayah, tersangka nekad menghilangkan nyawa Komar karena kesal kopinya dimasukin bulu kemaluan Komar. Aryo mengaku, kerap diejek dan dicandai oleh Komar yang baru sebulan dikenalnya.

“Gimana nggak kesal Mas, pas saya mau minum kopi dimasukin bulu kemaluan sama Komar,” tutur Aryo dengan logat Jawa-nya yang kental.

Aryo melanjutkan, setelah membuang kopi yang hendak di minumnya, kemudian ia mengambil tali penarik tambang di dekat mulut lobang. Kemudian, tanpa basa-basi dia langsung menjerat leher Komar dan menariknya dengan gear penarik batu bara (timba).

“Awalnya saya pura-pura beres-beres tali, pas dia (Komar-red) lengah, saya langsung ikatkan tali kelehernya dan ditarik dengan gear timba,” ungkapnya.

Aryo yang mengaku masih lajang ini melanjutkan, setelah menggantung korban, ia kemudian menjatuhkan tubuh korban ke tanah si dekat mulut lobang tambang.

“Sengaja saya lakukan itu, agar kesannya seperti bunuh diri,” aku nya.

Setelah mengetahui Komar sudah tak bernyawa dia kemudian melapor ke Ketua RT setempat bahwa ia menemukan mayat.

“Saya pura-pura lapor nemu mayat di lubang tambang sebagai alibi,” sambungnya.

‎Kata dia, aksinya itu dilakukan pada Senin (11/7/2016) malam sekira pukul 22.00 Wib. Ia melaporkan kejadian pada Selasa (12/7/2016) pagi sekira pukul 06.30 Wib. Saat ditanya apakah menyesali perbuatanya, Aryo menjawab dengan enteng.

“Sedikit nyesel sih, habis kesal kerap dibecandain. Terus bercandanya kelewatan,” tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Bayah AKP Sadimun mengungkapkan, bahwa pelaku sebenarnya sudah ditangkap sejak Rabu (13/7/2016) dini hari dan kini sudah diamankan di Mapolsek Bayah. Sedangkan barang bukti yang diamankan yakni gear penarik tali dan tali yang dipakai untuk membunuh korban. Ia menerangkan, motif pembunuhan karena si pelaku kesal terhadap korban yang kerap mengejek dan bercanda kelewatan pengakuan si pelaku korban dibunuh dipicu  kesal karena korban kerap mengejek dan bercanda diluar batas. Awalnya si korban memasukan bulu kemaluan kedalam kopi pelaku. Lantaran kesal

“Waktu itu, korban mencandai pelaku dengan memasukan bulu kemaluan kedalam kopi milik sipelaku. Karena kesal, Ar langsung mengalungkan tali ke leher korban dan langsung menggeret dengan gear penarik tambang,” papar Kapolsek.

‎Kemudian, lanjut Kapolsek, setelah digantung, korban dijatuhkan ke tanah tak jauh dari mulut lobang tambang. Setelah mengetahui korban tak bernyawa, Ar kemudian melapor kepada Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat. “Ar, sempat melaporkan kejadian itu kepada RT setempat,” ujar Kapolsek.

‎Kapolsek menegaskan, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. “Hasil penyelidikan sementara baru kita tetapkan satu tersangka. Proses penyelidikan ya masih berlanjut,” tandasnya. (duy)

Berita Lainya