oleh

Isu Harga Rokok Rp 50 Ribu Per Bungkus Hoax

BN.com – Beredarnya isu pemerintah menaikan harga rokok hingga Rp 50 ribu per bungkus tidak dibenarkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Pasalnya, hingga saat ini otoritas cukai belum menyepakati adanya aturan baru mengenai harga jual eceran) (HJE) rokok nasional.

Melalui akun Twitter @BeaCukaiRI, otoritas cukai menegaskan bahwa isu kenaikan harga rokok yang beredar di media massa sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Mengenai isu yang beredar mengenai harga rokok, kami sampaikan bahwa berita tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” demikian klarifikasi otoritas cukai melalui akun Twitter-nya seperti dilansir viva.

Otoritas cukai mengatakan, sampai saat ini pemerintah bersama industri terkait, maupun asosiasi-asosiasi rokok nasional belum menyepakati adanya aturan terbaru, mengenai Harga Jual Eceran (HJE) rokok nasional. Artinya, isu kenaikan rokok hingga Rp50 ribu per bungkusnya tidak benar adanya.

“Sampai saat ini belum ada aturan terbaru, mengenai harga jual eceran rokok,” kata Ditjen Bea dan Cukai.

Sebagai informasi, munculnya isu kenaikan harga rokok di angka Rp50 ribu per bungkus merupakan hasil penelitian Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Manusia Universitas Indonesia (PKEKKFKM UI).

Mereka menyebutkan, 46 persen pecandu rokok akan berhenti bila harga rokok menembus angka di atas Rp50 ribu per bungkus. (Almalik)

Berita Lainya