oleh

Iti Sebut Banyak ASN di Lebak Ajukan Pindah Keluar Daerah

CHANEL BANTEN.com l Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, penempatan awal Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Lebak tidak dijadikan batu loncatan, dan setelah itu mengajukan pindah keluar daerah. Ia menyebut, banyak ASN yang mengajukan pindah ke luar daerah.

“Saya harap penepatan awal di Lebak tidak hanya dijadikan batu loncatan, kata Bupati saat menyerahkan petikan Surat Keputusan (SK) kepada 358 orang CPNS yang lulus Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di pendopo Lebak Alun-alun Rangkasbitung, Senin (18/3/2019).

Ia mengatakan, sesuai ketentuan pengajuan pindah keluar daerah minimal harus 10 tahun nengabdi di Kabupaten Lebak. Ia berharap ASN bisa bersungguh-sungguh dalam bekerja.

“Minimal harus 10 tahun mengandi, baru bisa mengajukan pindah tugas keluar daerah,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Lebak, Edi Wahyudi mengatakan, peserta yang dinyatakan lulus berasal dari dua formasi yang tersedia, yaitu formasi khusus honorer k-2 sebanyak 61 orang dan sisanya dari formasi umum sebanyak 297 orang.

“Untuk formasi umum, CPNS yang dinyatakan lulus tersebut merupakan tenaga pendidikan sebanyak 175 orang, tenaga kesehatan sebanyak 97 orang, dan tenaga teknis sebanyak 25 orang,” katanya.

Ke 358 CPNS itu, kata dia, saat ini telah menerima SK Bupati Lebak Nomor: 800/kep.123-bkpp/2019 tanggal 28 Februari 2019, tentang pengangkatan CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Ini adalah sebagai langkah awal peserta yang diangkat menjadi CPNS untuk melaksanakan tugas sebagai CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak,” ujarnya. (RED)

Berita Lainya