oleh

Jalan Nasional Simpang – Bayah Amblas

CHANELBANTEN.com – Ruas jalan nasional Simpang – Bayah, tepatnya di Blok Sedekan, Desa Sukahujan, kecamatan CIhara, Kabupaten Lebak ambrol. Badan jalan yang menjadi akses penghubung ke wilayah Banten selatan itu mengalami keretakan yang cukup parah dan bagian tebing mengalami longsor.

Akibatnya, arus lalu lintas di jalur itu menjadi terganganggu lantaran badan jalan retak tak bisa dilalui kendaraan besar. Kendaraan yang hendak melintas dijalur itu harus ekstra hati-hati saat melintas dijalur itu karena takut terperosok mengalami kecelakaan.

Ambrolnya jalan yang baru dibangun satu tahu lalu itu, akibat buruknya drainase serta kontruksi pembangunan yang asal jadi. Menurut keterangan warga, ambrolnya jalan terjadi pada Rabu (24/11/2016) malam sekira pukul 21.30 Wib.

“Saat itu memang hujan deras melanda wilayah Lebak selatan (Baksel). Kebetulan saya hendak ke daerah Bayah. Tiba-tiba saja, tebing di ruas jalan itu ambrol dan jalan seketika mengalami retak. Beruntung, tidak menimpa kendaraan saya,” ujar Roni, warga kecamatan Bayah, Kamis (25/11/2016).

Roni membeber, kerusakan jalan cukup parah dimana hampir sepanjang 20 meter badan jalan retak dan bagian tebing mengalami longsor. Kendaraan besar, terang dia, yang tonasenya lebih dari 20 ton dipastikan tidak bisa melintas.

“Kalau dipaksakan, jalan bisa putus karena kerusakanya cukup parah,” ujarnya.

KONTRUKSI ASAL JADI

Terpisah, Aktivis Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) Awaludin menuding bahwa ambrolnya jalan nasional akibat buruknya kualitas pembangunan dan tidak adanya saluran drainase di jalur itu.

“Saya kira, ambrolnya jalan bukan semata-mata akibat guyuran hujan tetapi dikarenakan kontruksi pembangunanya dikerjakan asal jadi. Seharusnya, pihak pelaksana pembangunan tahu bahwa jalan itu labil karena berada di patahan bumi Banten selatan sehingga kontruksinya harus benar-benar direncanakan dengan matang,” paparnya. (Gus2)

Editor : Al Kahfi

Komentar

Berita Lainya