oleh

Kadishub Lampung Ingin Status Bandara Radin Inten II Segera Ditingkatkan

CHANELBANTEN.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan berharap agar status bandar udara (bandara) Radin Inten II segera ditingkatkan statusnya menjadi bandara Internasional.
 
Qodratul beralasan, perlunya peningkatan status bandara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas pembangunan di wilayah Lampung. 
 
“Jika melihat tingkat pertumbuhan  perekenomian saat ini dan prediksi lima hingga delapan tahun ke depan maka dirasa perlu diadakannya peningkatan pembangunan Radin Inten II menjadi bandara internasional,” kata Qodratul kepada chanelbanten.com, kemarin. 
 

Menurut Qodratul, bila ada penerbangan internasional langsung waktu perjalanan dari Singapura ke Lampung hanya memakan sekitar satu setengah jam. Artinya, wisatawan dapat menghemat waktu, sebab tak perlu transit lebih dulu ke Jakarta baru ke Lampung.

Qodratul berharap, dengan adanya penerbangan langsung ke Lampung wisatawan juga bisa mengeksplorasi destinasi wisata di seluruh wilayah Lampung diantaranya pesisir timur, seperti Taman Nasional Way Kambas, Danau Way Jepara, hingga Pantai Kuala Kambas.

“Turis internasional saat ini masih terpusat di pesisir barat. Akan tetapi, dalam waktu dekat ketika Bandar Udara Raden Inten menjadi bandara internasional, kami harapkan daya tarik wisatawan akan ke wilayah lain juga,” bebernya.

Baca Juga : Pesawat Cubana Jatuh, 100 Orang Lebih Tewas

Dalam kesempatan itu, Qodratul juga mengklaim kegiatan arus mudik dan balik selama Lebaran di Provinsi Lampung relatif berjalan lancar.
 
Alhamdulillah, kegiatan arus mudik dan balik selama hari raya idul fitri di wilayah Lampung berjalan cukup lancar. Tidak kendala yang prinsip,” ujarnya.
 
MENUNGGU SK PRESIDEN
 
Inpormasi yang dihimpun, status bandar udara (Bandara) Raden Inten II menjadi bertaraf internasional tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) dan peresmian dari Presiden Joko Widodo. Soalnya, surat keputusan (SK) tentang peningkatan status itu telah disetujui lima kementerian. 
 
Pemprov Lampung sendiri telah mempunyai Detail Engineering Design (DED) dimana luasan bandara akan terus ditingkatkan termasuk panjang landasan, pengadaan minimal 3 gartabata, serta peningkatan daya tampung parkir yang saat ini telah mampu menampung 700-800 kendaraan roda empat, program perencanaan itu juga akan disinkronkan dengan program Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan. (Herman/Duy)
 

Berita Lainya