oleh

Kemenpan RB Puji Bupati Lebak Pemimpin Daerah Inspiratif

CHANELBANTEN.com – Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mendapat pujian dari Kementerian Pendayagunaan Negara Aparatur dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) sebagai pemimpin daerah inspiratif.

Pujian itu disampaikan Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, Dan Pengawasan Kemenpan RB Ummu Nur Hanifah saat membahas Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Aparatur Pemerintah (SAKIP) di Hotel Holliday Di Bandung, Selasa (24/9/2019).

“Lebak memiliki pemimpin yang inspiratif dan aparatur yang cepat dan solid ini menjadi modal utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi kedepannya,” kata Ummu Hanifah saat memberikan dukungan pada acara tersebut, langsung dari siaran pers Humas Lebak yang diterima chanelbanten.com.

Selain dihargai Bupati, Ummu juga memuji aparatur Lebak yang dinilainya cepat dan solid. Menurutnya, hal itu merupakan modal utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik lagi.

Sebagai tujuan dari kegiatan ini lanjut Ummu, merupakan salah satu tahapan dalam sistem akuntabilitas dukungan intansi pemerintah yang terkait dengan wujud nyata komitmen antara bupati dengan pimpinan perangkat daerah untuk meningkatkan intregitas, akuntabilitas, dukungan dan kinerja aparatur.

“Evaluasi SAKIP ini pada dasarnya untuk mengubah minset dalam pola kerja yang diubah memiliki pola kerja yang mengubah orientasi pada output atau hasil. Terkait minak mereka memiliki arah dan tujuan yang jelas dalam setiap program pembangunan yang bermuara pada masyarakat,” bebernya.

Sementara dalam sambutannya Bupati Lebak mengklaim nilai SAKIP Pemkab Lebak terus mengalami perubahan dan peningkatan, dimana pada tahun 2016 mendapat nilai 60,71 dengan predikat “B’, tahun 2017 nilai 70,07 predikat “BB” dan tahun 2018 kemarin mendapat nilai 74,15 dengan predikat “BB”.

Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur untuk membangun komitmen dalam upaya meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Melalui SAKIP diharapkan pemerintah kabupaten lebak menjadi pemerintah yang akuntabel terukur yaitu pemerintah yang mampu mempertanggungjawabkan hasil/manfaat kepada masyarakat atas penggunaan anggaran,” ujar Itu.

KEJAR TARGET

Iti juga menambahkan Pemkab Lebak terus berkomitmen dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, salah satu langkah tersebut adalah dengan melakukan percepatan integrasi pada tiga sistem, yaitu sistem perencanaan (e-planning), sistem penganggaran (e-budgeting) dan sistem kinerja atau (e-sakip) serta pembangunan zona intregitas manuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

“Dengan berbagai Upaya yang sudah dilakukan dan akan dilaksanakan Pemerintah Daerah Lebak menargetkan peningkatan pada akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dari predikat BB menajdi predikat A,” harap Iti

Terima kasih kepada semua pihak agar dapat melanjutkan untuk meminta SAKIP disetel ke perangkat daerah dengan senang-senang dengan menselaraskan seluruh dokumen perencanaan terhadap visi misi kabupaten, agar program prioritas Pemkab Lebak dapat disesuaikan sesuai dengan target dalam perbaikan layanan publik dan pembangunan Kabupaten Lebak.

Untuk diketahui SAKIP merupakan kumpulan sistematik dari berbagai aktivitas, alat, dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja dapat melibatkan pemerintah, dalam pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja pemerintahan. (Aji / Humas)

Berita Lainya