oleh

Kesal Kompensasi tak Dibayar, Warga Cisangu “Hadang” Truk Pengkut Tanah Tol Serpan

CHANELBANTEN.com l Warga Kampung Pasirmuli, Desa Cisangu, Kecamatan Cibadak melakukan aksi menghadang truk pengakut tanah di lokasi.proyek Tol Serang-Panimbang (Serpan), Selasa (7/8/2019). Aksi tersebut, merupakan buntut kekesalan warga, karena dana komoensasi lahan tak kunjung di bayar.

Akibat aksi tersebut, aktivitas proyek pembangunan jalan Tol Serpam terhenti selamq satu jam.

“Sebelum dana kompensasi di bayarkan. Maka, lahan milik kami jangan dulu digarap untuk pembangunan Tol. Sebelum kompensasi terealisasi kami akan terus melakukan aksi,” kata salah seorang perwakilan warga pemilik lahan, Rosidin.

Ia mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga. Karena, warga merasa bahwa tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan jalan Tol belum dibayar.

Eka, salah satu sopir pengangkut tanah untuk pembangunan jalan Tol mengaku merasa di rugikan dengan adanya aksi tersebut. Sebab, aksi itu akan berpengaruh terhadap pendapatan mereka.

”Pada dasarnya kita di rugikan, tapi mau bagaimana lagi. Karena itu sangat berkaitan dengan hak warga,” katanya.

Ia berharap, polemik warga dengan pihak pelaksana segera selesai. Sebab jika sudah selesai, semuanya akan kembali normal atau lancar.

Sementara, Kepala Desa Cisangu, Ideng yang didampingi Kepala Desa Bojong Cae, Usup mengatakan, pihaknya datang ke lokasi dalam rangka memberikan pemahaman dan mendampingi warganya yang merasa di rugikan atas proyek jalan tol tersebut.

”Kami berharap pihak berwenang segera menyelesaikan persoalan ini. Untuk sementara, tanah warga yang statusnya Konsinyasi atau masih dalam proses penitipan ganti rugi di pengadilan, terdapat 13 bidang di Desa Cisangu sedangkan Bojong Cae sebanyak 12 bidang,” ungkapnya. (Aji R)

Komentar

Berita Lainya