oleh

Kompensasi Bantuan Air Belum Direalisasikan, Warga Sebut Dirut PDAM Lebak ‘Omdo’

CHANELBANTEN.com l Konsumen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lebak di Desa Aweh, Keamatan Kalanganyar hingga kini masih kesulitan air akibat tersendatnya pasokan air dari PDAM. Warga pun mempertanyakan komitmen Dirut PDAM, Oya Masri yang berjanji akan memberikan kompensasi terhadap konsumen yang dirugikan dengan mendistribusikan bantuan tanki air bersih.

“Sampai saat ini, air PDAM ke rumah pelanggan belum juga mengalir normal. Bahkan, Dirut PDAM sempat berjanji akan ngasih kompensasi mendistribusikan air bersih ke pelanggan yang merasa dirugikan. Tapi, ya cuma omdo, nggak ada tuh,” kata Asep salah satu konsumen di Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Minggu (15/9/2019).

Baca juga:

Bikin Sengsara Warga, Dirut PDAM Tirta Multatuli Diminta Mundur

Menurutnya, PDAM benar-benar sudah menyengsarakan masyarakat, khususnya pelanggan. Padahal, selama ini pelanggan sangat taat membayar tagihan. Bahkan, ketika nunggak pelanggan diberikan denda. Namun, ketaatan pelanggan tak sebanding dengan pelayanan yang diberikan PDAM.

“Percuma pasang PDAM, kalau airnya saja ngga ada ngocor. Masa, untuk mandi, cuci kakus (MCK), saya harus numpang ke tetangga yang punya jetpum,” katanya.

Terpisah, Ketua DPD Badak Banten Eli Sahroni mengatakan, perusahaan air PDAM Lebak harus bisa memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat, khusunya pelanggan.Menurutnya, itu adalah kewajiban PDAM untuk menyalurkan air ke pelanggan.

“Direktur PDAM, jika memang sudah tidak mampu mengelola perusahaan lebih baik mundur dari jabatannya. Karena penanganan persoalan penyaluran air PDAM ini harusnya menjadi hal yang serius bagi perusahaan PDAM,” katanya. (Aji R)

Berita Lainya