oleh

Kota Rangkasbitung Pernah Jadi Markas Gulkut PKI

CHANELBANTEN.com – Kabupaten Lebak merupakan salah satu wilayah di Provinsi Banten yang banyak menyimpan catatan sejarah. Salah satu catatan sejarah di Kabupaten berjuluk Kota ‘Multatuli’ ini pernah menjadi Markas Dewan Rakyat gerakan pengambilalih kekuasaan yang dibentuk oleh Partai Komunis Indonesia (PKI).

Berikut ulasan yang dirangkum chanelbanten.com yang dirangkum dari berbagai sumber.

Sebelum meletusnya peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G 30 S), Partai Komunis Indonesia (PKI) sudah lama bercokol dan melakukan propaganda di negara Indonesia. Sejumlah peristiwa besar meletus di daerah.

Dikutip dari G30S-PKI.com, peristiwa Serang adalah salah satu usaha dari sisa-sisa Pemberontak Komunis tahun 1926 di Banten dalam merebut kekuasaan lokal untuk mendirikan pemerintahan di daerah yang dibebaskan (liberated zones).

Perebutan kekuasaan lokal merupakan strategi komunis guna memperoleh kekuatan dalam rangka mengepung Repubik Indonesia (RI) yang bertujuan mendirikan pemerintah komunis.

Gerakan perebutan kekuasan oleh pengikut PKI menyebar hingga keseluruh daerah termasuk ke-wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Bahkan, Kabupaten yang memiliki luas 3.427 kilometer persegi itu pernah menjadi ‘sarang’ Dewan Rakyat’ PKI yang dipimpin oleh Ce Mamat yang kala itu menjabat sebagai Badan KNI Kabupaten Serang.

Api pemberontakan PKI di Banten sendiri meletus pada tahun 1926 yang kala itu salah satu tokoh yang terlibat PKI di provinsi berjuluk kota ‘Jawara’ itu yakni K.H. Achmad Khatib. Putera dari Kyai Haji Wased itu pernah mengalami masa pembuangan di Boven Digul selama 15 tahun dan bebas kembali setelah berakhirnya masa pemerintahan militer Jepang.

Namun, sebagai putera dari tokoh ulama berpengaruh di Banten sosok K.H. Achmad Hatib memiliki pengaruh yang besar di kalangan masyarakat setempat. Mungkin hal inilah yang kemudian menjadi alasan Presiden Sukarno menunjuk K.H. Achmad Hatib sebagai Residen Banten pada 10 September 1945.

Setelah pengangkatan resmi tersebut, Residen Kyai Haji Achmad Khatib mengangkat orang-orang yang akan membantu tugasnya. Sebagai wakil residen diangkat Zulkarnaen Surya Kertalegawa dan diperintahkan pula kepada Raden Hilman Djajadiningrat (Bupati Serang), Djumhara (Bupati Pandeglang), Raden Hardiwinangun (Bupati Lebak) untuk tetap meneruskan tugasnya.

Berita Lainya