oleh

Mau Tau Rahasia Panen Rambutan Tangkue di Lebak, Baca Beritanya Disini !

-VIRAL-349 views
CHANELBANTEN.COM | Petani buah rambutan tangkue di Kecamatan Curug Bitung, Kabupaten Lebak mulai memasuki musim panen sejak dua pekan terakhir. Para petani rambutan mengaku bahwa musim panen tahun ini lebih baik jika dibandingkan tahun yang lalu. 
 
Salah satu petani rambutan tangkue, Madrita mengatakan, rambutan jenis tangkeu tersebut banyak diburu oleh pembeli eceran dengan kisaran harga Rp 2.500 per ikatnya. 
 
“Jika para tengkulak biasanya membeli dengan sistem borongan dengan harga mulai dari Rp 7.000 hingga Rp 2 juta per pohonya. Bahkan ada juga tengkulak yang memborong rambutan hingga puluhan juta rupiah untuk satu kebun,”kata Madrita kepada chanelbanten, Minggu (27/01/2019).
 
Masih kata Madrita, di kawasan ini ada beberapa jenis varietas rambutan yang tumbuh diantaranya rambutan tangkue, aceh, binjai dan rapiah. Rambutan tangkue, kata Dia, merupakan jenis rambutan paling unggul, selain memiliki rasa yang manis buah ini pun bentuknya lebih besar dan sedikit mengandung air.
 
“Rambutan tangkue ini pun memilik ciri khas berwarna merah tua, selain memilik daging yang tebal dan pohonnya yang tidak terlalu tinggi ini membuat buah rambutan tangkue ini mudah dipetik oleh para petani,”pungkasnya.
 
Baca Juga: 
 
Sentra produksi rambutan tangkue ini terdapat di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Maja, Curug Bitung dan Kecamatan Sajira. Hanya di tiga kecamatan tersebut rambutan tangkue dapat tumbuh subur. Rasanya manis dibanding rambutan yang ditanam di daerah lain.
 
Rambutan ini, selain dipasarkan ke Kota-Kota besar seperti Jakart, Bogor, Tangerang, Serang, Cilegon, Rangkasbitung, namun ada pula pembeli yang datang langsung ke kebun untuk membeli dan memetik sendiri. 
 
Bahkan, rambutan tangkue ini di ekspor ke luar negeri seperti Arab Saudi dan Malaysia.(Deni Sopandi/APK)