oleh

Minim Fasilitas, Siswa SMPN 3 Cigemblong Belajar di Ruang TU

BN.com – Sejumlah ruang kelas di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Cigemblong, yang berlokasi di Desa Cibungur, Kecamatan Cigemblong, Kabupaten Lebak, rusak berat. Akibatnya, beberapa rombongan belajar (rombel) yang tidak kebagian ruang kelas terpaksa harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) ruang ruang Tata Usaha dan Perpustakaan.

Sunardi warga Kecamatan Cigemblong mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Menurutnya ditengah gencarnya Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Lebak terhadap program Lebak Cerdas, sulit rasanya dapat terealisasi apabila fasilitasnya tidak memadai untuk menunjang keberhasilan program tersebut.

“Semua siswa berhak mendapatkan faslitas pendidikan yang layak, begitu pun anak-anak masyarakat di Kecamatan Cigemblong ini,” katanya, Jumat (22/7/2016).

Selama ini Pemkab Lebak selalu mengklaim dan mengembor-gemborkan program  Lebak Cerdas, Lebak Sehat, dan Lebak Sejahtera, yang konon katanya program tersebut dikatagorikan program unggulan Bupati Lebak saat ini Iti oktavia Jayabaya.

“Tapi bagaimana program tersebut akan berhasil ketika fasilitas pendidikan tidak memadai. Pemkab Lebak jangan hanya omong doang, jangan-jangan program tersebut hanya dijadikan ajang pencitraan semata,” tandasnya.

Dihubungi terpisah Kepala SMPN 3 Cigemblong Ahmad Wawan membenarkan, bahwa di Sekolah yang dia pimpin minim fasilitas. Bahkan, lanjut Wawan, pelaksanaan KBM kerap terganggu ketika turun hujan, sebab atap bangunan banyak yang bocor. Namun meski deminkian, pihaknya berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dengan berbagai siasat.

“Ruang kelas di sekolah kami semuanya ada delapan ruang kelas, namun empat ruang kelas rusak sedang dua lokal rusak berat. Kami kerepotan ketika hujan turun, soalnya banyak yang bocor,” katanya.

Wawan mengklaim telah melaporkan kondisi tersebut kepada Dinas Pendidikan Lebak agar dapat segera diperbaiki. Dia juga berharap Pemkab Lebak cepat merespon laporannya itu dan sekolah cepat direnovasi.

“Semua ruang kelas yang rusak itu belum pernah mendapat bantuan rehab baik dari Pemkab maupun Pemerintah Provinsi. Pernah juga dulu waktu tahun 2006 bangunan yang rusak tersebut direhab melalui program bantuan dari pemkab lebak,” katanya. (BB)

Berita Lainya