oleh

Pasca Penerapan BPNT, Stok Beras di Gudang Bulog Lebak Menumpuk

CHANELBANTEN.com l Pihak Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Subdivre Lebak-Pandeglang saat ini mengaku kesulitan menyalurkan beras yang sudah diserap dari petani. Hal itu terjadi, karena Bulog tidak terlibat dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kepala seksi Operasi dan Pelayanan Publik Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang, Fajar Maully Pratama mengaku kesulitan untuk menyalurkan beras yang sudah di serap. Saat ini stok beras yang tersedia di gudang per Maret hingga Juli 2019 mencapai 5.000 ton.

“Kita kesulitan menyalurkan beras, karena memang saat ini kami tidak terlibat dalam program BPNT,” kata Fajar, Jumat (15/8/2019).

Pihaknya khawatir, jika stok beras tersebut tidak cepat di salurkan, maka akan berdampak pada kualitas beras tersebut. “Kalau terlalu lama disimpan, kondisinya khawatir rusak,” katanya.

Ia mengaku, selama ini penyaluran beras Bulog hanya untuk kebencanaan. Pihaknya berharap, Kemensos bisa memperhatikan Bulog agar terlibat dalam program BPNT.

“Kalau tidak dilibatkan, ya kita akan sulit menyalurkan BPNT,” katanya. (Aji R)

Berita Lainya