oleh

Pelaksanaan Anggaran Pemeliharaan Jalan Nasional di Baksel Tak Jelas

BN.com – Pemeliharaan ruas jalan Nasional di wilayah Banten Selatan (Bansel) yakni di Kabupaten Lebak dan Pandeglang dinilai oleh sejumlah kalangan masyarakat Lebak Selatan (Baksel) sangat buruk. Soalnya, sejumlah ruas jalan Nasional yang tersebar di wilayah Bansel yakni ruas jalan Simpang – Binuangeun – Bayah – Cibareno yang baru dibangun sudah rusak lagi.

Tak hanya jalan dibiarkan rusak, hampir disepanjang bahu jalan banyak ditumbuhi rumput dan llalang yang tingginya mencapai dua meter hingga menutupi bahu jalan. Kondisi ini, tentu saja sangat membahayakan bagi para pengguna jalan karena jalan terhalang rumput.

“Padahal, setiap tahun anggaran untuk biaya pemeliharaan dari APBN nilainya cukup besar mencapai miliaran. Tetapi, kenyataanya kondisi jalan nasional di wilayah Bansel sangat memprihatinkan,” kata aktivis pemerhati Bansel, Yayat Bily, Rabu (09/11/2016).

Ia membeber, ada beberapa titik ruas jalan yang kondisinya kini sangat parah yakni terdapat di ruas jalan Cilangkahan, Simpang – Bayah dan Bayah – Cibayawak, Sukahujan – Cibobos dimana badan jalan dipenuhi lubang. Yayat menuding, cepat rusaknya jalan akibat kualitas pembangunan yang dikerjakan asal jadi.

Ia menuding, pelaksanaan realisasi anggaran yang setiap tahun dikucurkan pemerintah pusat dinilai tak jelas. Hal ini, bisa dilihat dari kondisi jalan penghubung dua Provinsi Banten dan Jawa Barat banyak yang rusak dan dipenuhi ilalang.

“Lihat saja kini kondisi di ruas jalan nasional Bansel, sudah banyak yang rusak, bahu jalan ditumbuhi ilalang. Anehnya, kondisi tersebut hingga kini dibiarkan,” ucapnya.

Sayangnya, saat dihubungi melalui telepon selulernya Kepala Satuan Kerja (Satker) Wilayah Banten, Subagus dalam keadaan tidak aktif. (Ratu)

Komentar

Berita Lainya