oleh

Pelantikan DPRD Lebak Diwarnai Unjukrasa, Pendemo: Anggota Dewan Baru Jangan Ada Di “Ketiak” Eksekutif

CHANELBANTEN.com l Pelantikan 50 anggota DPRD Lebak priode 2019-2024 di gedung paripurna DPRD setempat, diwarnai aksi unjukrasa, Senin (26/8/2019). Dalam aksi tersebut, massa berharap anggota legislatif yang baru tidak sampai berada di “ketiak” eksekutif.

Demo digelar oleh massa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Lebak (FMPL). Koordinator aksi, Embun Cahyana dalam orasinya mengatakan, DPRD harus bisa melaksanakan tupoksinya sebagai wakil rakyat, sebagaimaba Undang-undang Nomor: 17 tahun 2014. Mereka berhak membentuk peraturan daerah.

Tugas dan fungsi DPRD harus sesuai dengan Undang-undang nomor: 17 tahun 2014. Mereka berhak membentuk peraturan daerah (Perda) bersama kepala daerah, melaksanakan
pengawasan Perda dam APBD, mengusulkan pengangkatan/pemberhentian bupati dan Wakil bupati kepada Menteri dalam negeri (Mendagri). Anggota DPRD ini juga punya hak interpelasi, hak angket dan hak menyatakan pendapat.

Anggota DPRD Terpilih Saat Di ambil Sumpah dan jabatan.

“Kita ingin para wakil rakyat yang sudah
dilantik ini bisa bekerja menjalan tugas sesuai dengan tufoksinya, tidak berada di bawah
ketiak eksekutif,” pungkasnya.

Sementara, Plh Ketua DPRD Lebak, Bangbang SP mengatakan, tugas dan fungsi DPRD saat ini hanya membuat dan menyusun alat kelengkapan dewan (AKD)

“Tugas kita sementara ini menyusun AKD, setelah adanya pimpinan tetap barulah kita bahas mengenai Perda, APBD dan tugas DPRD,” ujarnya. (Aji R)

Komentar