oleh

Pemasangan Lampion China di Alun-alun Rangkasbitung Menuai Kritik

CHANELBANTEN.com l Pemasangan lampion dalam rangka memeriahkan HUT ke 74 Republik Indonesia di sisi timur Alun-alun Rangkasbitung menjadi perbincangan di media sosial (Medsos) facebook. Para warganet menilai, pemasangan lampion tersebut tidak tepat, karena identik dengan atribut etnis China.

Kritikan terkait pemasangan lampion tersebut, salah satunya akun dengan nama Hadi Muntoha menulis status “Kieu tah efek maksakeun Lebak Uniqe, tanpa gagasan, konsep dan narasi jadina HUT RI geh pahili jeung Imlek” #cintailah_lebak atau cinailah_lebak.. TTD Pengrajin Abon Tongkol. Status itu diunggah, Jumat 16 Agustus 2019 dengan disertai foto lampion yang terpasang di Alun-alun Rangkasbitung. Status tersebut sontak menuai komentar dari para Nitizen. Hingga pukul 16.43 status tersebut sudah mencapai 140 komentar.
Kritikan juga disampaikan akun facebook dengan nama Sanujisp. Pemilik akun menulis status “Lampion merah di Alun Alun Rangkasbitung, sebaiknya segera dicopot…diganti dengan bendera merah putih kecil besar, hiasan merah putih… atau hiasan lain yang membangkitkan semangat berjuang untuk NKRI… lebih banyak kreatifitas lain jika ada niat dan kemauan..
Sanujisp Kedua”.

Sementara, ketika dikonfirmasi melalui sambungan Whatsapp, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lebak, Imam Rahmayadin mengatakan,pemasangan lampion itu untuk memeriahkan HUT ke 74 RI dari anak-anak komunitas.

“Nantinya, dibawah lampion akan diisi komunitas kopi, mobil antik dan motor antik untuk memeriahkan HUT RI,” katanya. (Fan)

Komentar

Berita Lainya