oleh

Pembangunan Jalan Jiput-Muruy Diduga Dikerjakan Asal Jadi

CHANELBANTEN.COM | Sejumlah Warga Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang mengaku kecewa terhadap CV Dwi Putra Mandiri selaku rekanan pelaksana pemeliharaan ruas jalan Jiput-Muruy dengan nomor kontrak, 600/1/SPK-Kons/RPJ/DPUPR-BM/2018, besaran anggaran Rp. 318.195.759,-, yang diduga pekerjaan tersebut dilaksanakan asal jadi.

Kondisi itu terlihat dari aspal yang menempel pada badan jalan tersebut sudah pada retak dan terkelupas, padahal pekerjaan jalan itu baru selesai dibangun.

Warga Kadutomo, Olih Sholehudin mengaku kesal dan kecewa atas hasil pekerjaan pengaspalan jalan yang dikerjakan oleh CV Dwi Putra Mandiri.

Kata Olih, pembangunan pengaspalan jalan yang baru selesai dibangun itu sekarang sudah hancur mengelupas.

“Bisa-bisa satu tahun kemudian pasti aspal mengelupas semua. Sekarang saja sudah pada bolong. Sayapun sudah pernah mengadukan ini kepada instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, dan jika masih belum ada tanggapan saya akan laporkan ke pak Tanto Wakil bupati Pandeglang,”tandas Olih dengan nada geram kepada wartawan, Rabu (22/11/2018).

Senada dikatakan warga Jiput, Yudi menyebut warga setempat tidak bisa menerima hasil pekerjaan seperti itu. Ia menuding pihak rekanan lebih mengutamakan keuntungan ketimbang mutu dan kualitas jalan.

Di tempat yang beda warga Jiput, Yudi Sutira Kepada Chanel Banten dirinya dan warga yang lain tidak bisa menerima hasil pekerjaan tersebut, lantaran dirinya mensinyalir pihak rekanan lebih mengutamakan keuntungan ketimbang mutu dan kualitas jalan

“Kami menduga ada persekongkolan antara pihak PUPR Dengan pihak perusahaan yang mengerjakan pekerjaan ini sehingga tidak ada pengawasan, teguran dan sangsi-sangsi terhadap perusahaan tersebut. Sebab, kenyataannya jalan di bangun baru satu Minggu sudah hancur dan di bolong-bolongi tidak di benahi lagi , sehingga terjad nya kecelakaan akibat jalan bolong-bolong,”ungkapnya.

Ia berharap besar kepada aparat dinas PUPR untuk mengevaluasi hasil-hasil kerjaan dari pihak pelaksana perusahaan tersebut dan dari pihak penegak hukum yang mana sudah di TP4 kan agar memantau lebih selektif lagi hasil kinerja dari pihak pelaksana perusahaan dan kami harap jangan pernah main-main dengan uang rakyat.

Menanggapi protes dari warga, Direktur Utama CV Dwi Putra Mandiri, melalui pesan singkatnya, Yudi berjanji akan segera membereskan pekerjaan tersebut.

Insyaallah pemeliharaan jalan Jiput- muruy akan segera di bereskan secepatnya. Mohon maaf kemaren ada masalah alatnya. (Ade Mahroji/APK).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga