oleh

Relawan Kotak Kosong : Kemenangan Iti-Ade Wajar dan Tidak Patut Dibanggakan

CHANELBANTEN.com – Kemenangan pasangan Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi dalam Pilkada Bupati Lebak yang dihelat 27 Juni 2018 lalu dinilai oleh relawan Barisan Juang Kotak Kosong (Baju KoKo) wajar dan tidak ada yang patut dibanggakan.

Kendati demikian, relawan yang di komandoi Akmad Hakiki Hakim itu bersyukur bahwa proses Pilkada Lebak berjalan lancar dan damai.

“Ya, kami rasa wajarlah dan tidak patut dibanggakan dengan kemenangan paslon Iti-Ade di Pilkada,” kata Panglima relawan Baju KoKo kepada chanelbanten.com, melalui pesan WhatsApp, kemarin.

Masih kata Hakiki, pihaknya sangat menghormati hasil real count KPU Kabupaten Lebak bahwa Paslon Tunggal memperoleh 76,98 % dan kolom kosong 23,02 %. Baju KoKo juga, terang dia, sangat apresiasi warga Lebak yang memilih Kolom Kosong.

Sebagai langkah ke depan, lanjut Hakiki, pihaknya tetap konsisten untuk mengawal proses demokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan. Mendorong transfaransi dan akuntabilitas elit politik dinasti dalam mengelola birokrasi sehingga tidak terjadi korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Kami akan berusaha menggabungkan gerakan moral dan gerakan politik sebagai kekuatan utama civil society mengawal politik dinasti di Lebak khususnya,” bebernya.

Baca Juga : Pilkada Lebak, Iti – Ade Menang Telak Lawan Kotak Kosong

 Masih kata Hakiki, kelompok penggiat atau relawan kolom kosong atau secara tegas bersikap tidak setuju dengan pasangan calon tunggal (Incumben  Petahana). Sikap ini bukan didasari atas dasar kebencian, melainkan proses pembelajaran berdemokrasi dan kedaulatan warga.

“Harapan kami kedepan, bahwa masyarakat semakin cerdas dalam menyeleksi dan menjatuhkan pilihan pada pemimpin yang berprestasi dan memiliki komitmen reformasi birokrasi. Tidak lagi memilih pemimpin yang mengandalkan hubungan kekerabatan. Dan akan kita kawal komitmen politik paslon tunggal Iti-Ade yang terucap tidak akan dapat di intervensi oleh bisnis keluarganya saat pendalaman visi-misi nya,” urainya.

Ia mengklaim jika, banyak menampung aspirasi maupun masukan yang menginginkan Baju KoKo tetap dipertahankan, dan sangat dimungkinkan untuk menjadi sebuah Lembaga Kajian Kebijakan Publik di Kabupaten.

Diberitakan sebelumnya, pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Lebak yang dihelat 27 Juni 2018 usai digelar. Pasangan Iti Octavia Jayabaya mengklaim unggul mengalahkan kotak kosong.

Pasangan Iti-Ade pun mengklaim mendulang suara sebanyak 75,94% di Pilkada Lebak. 

“Alhamdulilah hasil real count walaupun masih beberapa kecamatan dan TPS yang belum, kita bisa menyimpulkan 75,94 perolehan suara kita,” kata Iti dalam jumpa pers di Lebak,  Rabu (27/6/2018). (Red/Duy)

BERITA PILIHAN

Mapolsek Bayah Diserbu Warga, Mobil Patroli dan Sim Keliling Dibakar

Berita Lainya