oleh

Soal Aktivitas Batching Plant, DLH Pandeglang Belum Keluarkan Rerkomendasi Amdal

CHANELBANTEN.com – Keberadaan perusahaan perusahaan pengolahan bahan baku beton ready mix (batchig plant) di Kecamatan Panimbang maupun Pagelaran, hingga saat ini ternyata belum mengurus usulan rekomendasi Analisasi dampak lingkungan (Amdal) ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang.

Hal itu, diakui, Kepala DLH Pandeglang, Anwari Husnira. Ia mengaku belum pernah menerima pengajuan rekomendasi Amdal terkait aktivitas perusahaan pengolahan bahan baku beton ready mix (batchig plant) di Kecamatan Panimbang maupun Pagelaran.

“Kita belum pernah itu menerima surat pengajuan rekomendasi Amdal di dua perusahaan batching plant itu,” kata Anwari Husnira, Minggu (26/11/2017).

Pihaknya juga belum menerima laporan secara resmi dari masyarakat yang terdampak aktivitas batching plant tersebut. Oleh karena itu, pihaknya pun belum bisa melakukan tindaklanjut persoalan yang berkaitan dengan pencemaran lingkungan tersebut.

“Saya baru tahu dari rekan-rekan media, kalau laporan resmi dari masyarakat terkait persoalan ini belum ada ke DLH. Untuk tindaklanjutnya, kita menunggu laporan dari masyarakat dulu,” katanya.

Sementara, aktivis di Pandeglang, Aang Kunaefi meminta agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti persoalan keberadaan aktivitas batching plant tersebut. Apalagi, keberadaan aktivitas batching plant dinilai sangat berdampak pada ketercemaran lingkungan dan proses perizinannya pun tak procedural, karena tidak melalui pengajuan rekomendasi Amndal dari pihak DLH.

“Aneh, kalau pemerintah daerah tetap membiarkan aktivitas batching plant tersebut. Padahal, masyarakat yang merasakan dampak buruk dengan keberadaan batching plant tersebut. Jangan sampai menunggu korban, pemerintah daerah baru bertindak,” katanya. (Gus Saydan)

Berita Lainya