oleh

Terbelit Kemiskinan, Opik Warga Pandeglang Berjuang Mengobati Kakanya Yang Lumpuh

CHANELBANTEN.com l Opik (13) warga Desa Sukaseneng, Kecamatan Cikesik, Kabupaten Pandeglang saat ini terpaksa harus menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Bahkan, Ia kini menjadi tumpuan untuk membiayai berobat Sasmita kandungnya yang mengalami penyakit lumpuh.

Opik merupakan anak putus sekolah hanya mengenyam bangku sekolah dasar. Saat ini, keluargannya terbelit kemiskinan, sehingga untuk memenuhi biaya hidup sehari-hari serta mengobati kakanya Ia terpaksa mencari uang dengan cara bekerja serabutan.

Sasmita lumpuh sejak beberapa tahun lalu akibat tertimpah batu dibagian pungung saat dirinya bekerja sebagai kuli tambang. Sejak kecelakaan itu, Sasmita dirawat oleh adiknya Opik.

“Kalo keinginan saya sih sekolah. Tapi, mau gimana lagi saya kalo tetap saya memaksakan sekolah, siapa mengurus kaka yang sakit. Lagian, kaka perlu uang dan berobat dan makan sehari-hari,” ujar Opik beberapa waktu lalu.

Ketika kakanya sakit, waktu itu baru berusia sembilan tahun. Sedangkan dirinya baru duduk di bangku kelas tiga SD. Sejak kakanya jatuh sakit itu lah dirinya putus sekolah. Kehidupannya semakin sulit, ketika ibunya meninggal dunia.

“Sedangkan, pasca ibu meninggal bapak menikah lagi dengan wanita lain. Sejak menikah lagi, bapak sudah tidak mengurus kami lagi. Jadi, ya terpaksa saya yang menjadi tulang pungung menjadi kuli serabutan bekerja di sawah milik orang lain,” ujarnya.

Sementara, Sasmita saat ini kondisinya terlihat memperihatinkan. Ia hanya bosa terbaring lemas di lantai amben dengan kondisi badannya yang kurus.

“Bukan saya tidak kasihan kepada adik saya yang saaat ini menjadi tulang punggung saya . Untuk makan dan berobat saja, kini saya hanya bisa berdoa agar adik saya selau sehat dan tegar menghadapi kenyatan hidup seperti ini,” ucapnya. (Gus)

Berita Lainya