oleh

Warga Cinagrog Serbu Perusahaan Tambang Batu Belah

CHANELBANTEN.COM – Perusahaan pertambangan batu belah milik PT Jaya Batu Persada (JBP) yang berlokasi di Kampung Cinagrog, Desa Malingping Utara, di geruduk ratusan warga setempat, Kamis (23/8/2018). Lantaran, warga disekitar perusahaan sudah tidak tahan lagi dengan kebisingan aktifitas perusahaan yang selalu melakukan pengeboman batu yang mengakibatkan rumah warga retak.

Rustam, salah satu warga yang ikut dalam aksi tersebut mengaku, selama ini warga hanya diam saja dengan kebisingan aktifitas tambang yang sering melakukan pengeboman dan pencemaran polusi di sekitar wilayah terebut.

“Selama ini kami diam saja, namun karena sudah tidak tahan lagi dengan aktifitas pengeboman batu karena dampak getarannya mengakibatkan rumah kami yang berada dekat dengan perusahaan tersebut menjadi retak sehingga kami merasa kesal dan mendatangi perusahaan tersebut ada sekitar seratus orang tadi yang datang ikut melakukan aksi demo.” kata Rustam dengan nada kesal, dilokasi kejadian Kamis (23/8/2018).

Baca Juga: Yang Tersisa Dari Penambangan Emas PT Antam Cikotok (Bag 1)

Namun akhirnya, kata Rustam, karena melihat banyak warga yang mendatangi perusahaan tersebut akhirnya ada itikad baik dari perusahaan dan mengajak perwakilan dari warga. 

“Sekitar 10 orang dipersilahkan masuk ke dalam perusahaan untuk melaksanakan musyawarah dan ada tiga  poin utama keluhan yang kami sampaikan diantaranya pertama Polusi, ledakan dan Kebisingan yang tadi disampaikan ke perusahaan,”ujarnya.

Ditemui di kantornya, Budi salah satu pengurus PT JBP membenarkan dengan adanya sejumlah warga sekitar yang mendatangi perusahaan. “Ada sekitar 10 orang yang ikut melakukan musyawarah dan menyampaikan beberapa poin, tapi keluhan masyarakat itu akan kami sampaikan dulu ke perusahaan pusat. Dan warga tersebut diharapkan untuk menunggu jawabannya sekitar dua minggu untuk melakukan penyelesaian,”tandasnya.

Terpantau, Warga yang menggeruduk untuk melakukan aksi demo ke perusahaan tersebut berujung dengan mediasi dan10 orang perwakilan para tokoh warga dari Desa Sanghiang, Rahong, Malingping Utara, dan Desa Kadujajar di persilahkan masuk untuk ke dalam perusahaan.(Tanuwijaya)

pilihan REDAKSI

Berita Lainya