oleh

Warga Labuan Gotong Royong Bangun Sanimas

CHANELBANTEN.COM | Warga Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten membangun Sanimas (Sanitasi berbasis masyarakat ) dengan cara bergotong royong. SANIMAS adalah program untuk menyediakan prasarana air limbah bagi masyarakat di daerah kumuh padat perkotaan.

Ketua BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) pada Program Sanimas di Desa Labuan, Aceng mengapresiasi kepada masyarakat Labuan atas bantuannya dengan cara bergotong royong untuk mempercepat proses pembangunan Sanimas di desa setempat. Program sanimas ini, kata Ia, dari dulu sangat diharapkan keberadaannya oleh warga. 

“Saya sangat bangga pada Warga yang hingga saat ini bisa mempertahankan budaya gotong royong ,budaya ini merupakan budaya turun temurun yang di wariskan oleh nenek moyang,”kata Aceng kepada chanelbante.com di lokasi pembangunan Sanimas, Jumat (4/10/2018).

Aceng menjelaskan, Terealisasinya Program Sanimas tersebut atas dasar usulan dari warga kepada Pemkab Pandeglang pada tahun yang lalu.”Alhamdulilah, usulan kami ditahun ini dapat terealisasi,”katanya.

Penerima manfaat dari program Sanimas itu, sambung Ia, mencapai 400 jiwa penduduk dengan jumlah 60 rumah dari 80 KK (Kepala Keluarga). Demi memperlancar proses pembangunan sanimas tersebut, Aceng mengaku, mengambil cara swadaya masyarakat untuk penyerapan tenaga kerja.

Baca Juga: 

“Yang kerjanyapun tidak hanya laki-laki saja, namun ibu-ibu pun dan penerima manfaat iku bekerja.  Yang tidak mempunyai kegiatan lain selain mengurus rumah tangga di waktu luang mereka dapat meluangkan waktu  turut serta membantu mengangkut bahan material dengan peralatan Dapur seadanya. Lantaran, kendaraan Roda empat pengangkut material tidak bisa masuk lebih dekat untuk membongkar  di lokasi pekerjaan.

Yati (35), salah satu warga yang ikut bekerja mengaku sangat  bangga bisa membantu pekerjaan tersebut yang merupakan program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan warga di lingkungannya.

“Saya pribadi tidak merasa di pekerjakan  oleh ketua BKM pelaksana dari pekerjan sanimas di desa kami. kegiatan yang kami lakukan para ibu rumah tangga hanya sekedar membantu memindahkan bahan material kebutuhan dari pekerjan pembuatan sanimas ke tempat yang bisa terjangkau langsung oleh para tukang. Karena, hal seperti ini menurut kami bisa meringankan para tukang agar pekerjaan tersebut tidak terkendala dengan kurangnya bahan material lantaran  berada jauh dari lokasi kegiatan . (Gus Saydan/APK)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga